SBOBET ASIA

Prediksi Bola & Jadwal Terupdate

SPESIES HEWAN BARU YANG TERANCAM PUNAH

2 min read

KEMBARPRO99.NET – SPESIES HEWAN BARU YANG TERANCAM PUNAH Ada banyak spesies ular di dunia. Spesies terbaru ditemukan di Australia oleh para ahli biologi dari asosiasi profesor University of Queensland. Penemuan ini tidak sengaja dilakukan oleh para peneliti. Awalnya, mereka ingin melakukan penelitian terhadap ular laut. Ular ini merupakan subspesies baru dari bandy-bandy.


Ular malam Clarion

Ular bernama latin Hypsiglena unaocularus ini pertama kali ditemukan di tahun 1936 oleh William Beebe, seorang naturalis terkenal saat mengunjungi pulau Clarion di Meksiko. Lalu, ia memasukkan ular ini ke dalam toples dan berniat untuk menelitinya. Saat kunjungan kedua ke pulau Clarion, Beebe gagal menemukan ular ini Kejadian ini dianggap sebagai kesalahan label dan akhirnya ular ini dilupakan.


Cuban solenodon

Percaya gak, kalau hewan bernama Cuban solenodon ini hidup sejak zaman dinosaurus? Ketika seluruh dinosaurus mati akibat asteroid yang menabrak bumi, hewan sejenis tikus selamat dan tetap hidup! Sedihnya, habitat Cuban solenodon dihancurkan pada pertengahan 1900-an


Tokek jambul Kaledonia Baru

Banyak spesies unik ditemukan di pulau Kaledonia Baru dilepas pantai Australia. Salah satu hewan yang tinggal di sana adalah tokek jambul Kaledonia Baru. Tokek ini pertama ditemukan ditahun 1866 oleh Alphone Guichenot, seorang ahli ilmu hewan asal Prancis. Namun tiba-tiba tokek ini ‘hilang’ dan dianggap punah.


Takahe

Selandia Baru punya banyak binatang endemik unik, salah satunya ialah takahe (Porphyrio hochstetteri). Burung yang tak bisa terbang ini dinyatakan punah di tahun 1851, ungkap laman Ranker. Lalu, di tahun 1948 Geoffery Orbell memimpin ekspedisi Pegunungan Murchison di Fiordland dan menemukan burung takahe kembali.


Ikan Coelacanth

Ikan coelacanth terlihat seperti ikan purba. Para ahli paleontologi beranggapan bahwa ikan ini telah punah di zaman kapur akhir, sekitar 66 juta tahun yang lalu. Sampai akhirnya, di tahun 1938, ikan coelacanth tiba-tiba muncul di jaring nelayan di Afrika Selatan, ungkap laman Ranker. Tentu saja, kemunculan ikan ini disambut gembira oleh para ilmuwan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *