SBOBET ASIA

Prediksi Bola & Jadwal Terupdate

10 Film Indonesia yang Diangkat dari Kisah Nyata dan penuh inspiratif

4 min read

Film Indonesia yang Diangkat dari Kisah Nyata dan penuh inspiratif

 

 

 

 

f for fake film GIF

kembar99 ~ Berangkat dari kisah nyata, penulis skenario film menggodog berbagai gagasan untuk mengemasnya menjadi sebuah tayangan publik yang menarik. Tidak lupa diselipkan bumbu manis serta asinnya garam untuk membuat komposisi dalam film seimbang.
 
Tidak hanya mengulik soal kisah tokoh berpengaruh, beberapa kisah nyata inspiratif juga datang dari kehidupan di sekeliling kita.
 

 

 

1. Surat Kecil untuk Tuhan (2011)

 

 

film ini menceritakan tentang perjuangan gadis remaja yang melawan kanker ganas, yakni Rabdomiosarkoma (kanker jaringan lunak ). Dia adalah Gita Sesa Wanda Cantika, kita mengenalnya sebagai mantan artis cilik era 1998. Gadis kecil inilah yang menjadi tokoh utama dalam novel Surat Kecil Untuk Tuhan. Dalam cerita ini sendiri Gita atau yang lebih dikenal dengan nama Keke divonis menderita kanker ganas dan diprediksi hidupnya tinggal lima hari lagi. Kanker jaringan lunak itu menggerogoti bagin wajahnya sehingga terlihat buruk seperti monster. Walau dalam keadaan sulit, Keke terus berjuang untuk tetap bersekolah layaknya gadis remaja lainnya.

Orang tua Keke berat mengambil keputusan dalam pemutusan jalan penyembuhan kanker yang diderita oleh Keke. Mereka tak ingin dan tak tega bila separuh wajah Keke harus hilang karena operasi. Karena hal tersebut, maka ayah dan keluarganya merahasiakan penyakit ini dari Keke.

Lalu dokter menyerah terhadap kankernya, di nafasnya nyang terakhir ia menulis sebuah surat kecil kepada tuhan.

Nafasnya telah berakhir 25 desember 2006. Tepat setelah ia menjalankan ibadah puasa dan idul fitri terakhir bersama keluarganya dan sahabat-sahabatnya. Namun, kini kisahnya menjadi abadi dan akan selalu di kenang.

 

 

 

2. 3 Srikandi (2016)

 

 

Pada tahun 1988, Dunia olahraga Indonesia mempersiapkan untuk ikut Olimpiade Musim Panas di Seoul. Cabang panahan kala itu membutuhkan seorang pelatih yang dapat melatih tim panahan wanita dalam waktu singkat.

Seorang bernama Donald Pandiangan yang diperankan oleh Reza Rahardian adalah Robin Hood Indonesia. Namun saat ini Dia mengasingkan diri. Karena masa lalu yang buruk, ketika dirinya ikut Olimpiade pada tahun 1980, batal berangkat karena asalan politis yakni ketika Uni Soviet invasi ke Afganistan, Dia mengamuk dan menghilang tidak ada kabar.

Saat ini Dia lebih memilih hidup jauh dari panahan karena trauma masa lalu. 3 orang atlet wanita terbaik panahan juga harus dipilih untuk ikut serta dalam Olimpiade. Mereka adalah Nurfitriyana (Bunga Citra Lestari), Lilies (Chelsea Islan) dan Kusuma (Tara Basro).

Waktu Olimpiade semakin dekat, namun 3 Srikandi itu memiliki masalahnya sendiri. Seorang pengurus panahan Pak Udi (Donny Damara) harus meyakinkan Donald untuk melatih 3 wanita itu. Akhirnya Dia kembali ke hidupnya lagi yang semangat, keras dan disiplin.

membantu 3 srikandi itu untuk berlatih siang dan malam. Mereka akhirnya dapat berangkat ke Olimpiade di Seoul, Korea. Mereka mengikuti lomba panahan dengan arahan pelatih Donald. Awalnya mereka bertiga ragu, karena tim negara lain lebih tepat dan memiliki skor lebih baik dari mereka.

Kemenangan di raih oleh tim panahan negeri Gingseng Korea yang merah medali emas. Namun akhirnya Indonesia dapat meraih posisi kedua dan mendapatkan Medali perak. Ending film ini ditutup ketika Pak pelatih dan ketiga srikandi menangis bahagia dan menatap ke atas langit.

 

 

 

3. 99 Cahaya di Langit Eropa (2013)

Kisah religi ini diangkat dari sebuah novel berjudul sama karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra. Sang penulis, Hanum yang berprofesi sebagai jurnalis Indonesia selama tiga tahun menemani suaminya, Rangga Almahendra saat menjalani kuiah doktorat di Vienna. Kehidupan mereka pun digambarkan seolah menapaki jejak-jejak agama Islam di Benua Eropa.
 

 

 

 

4. Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar (2014)

 

Film drama komedi Indonesia ini terinspirasi dari kisah seorang Merry Riana, perempuan Indonesia yang meraih satu juta dollar pertama di Singapura pada usia 26 tahun. Di samping cerita suksesnya Merry Riana, dikisahkan juga cerita cintanya bersama Alfa serta kehidupan Merry ketika ia harus mengungsi ke Singapura karena kondisi Indonesia yang saat itu kurang stabil.

 

 

 

 

5. Habibie & Ainun (2012) 

 

Film ini diangkat dari kisah cinta seorang Habibie, mantan orang nomor satu di Indonesia bersama mendiang ibu Ainun. Selain perjalanan cinta Habibie dan Ainun, dikisahkan juga perjuangan Habibie yang kala itu mengemban tugas memimpin negara. Sosok Habibie sebagai seorang kepala rumah tangga, suami dan ayah juga digambarkan dalam film ini.
 

 

 

 

6.Rudy Habibie (2016)

Kesuksesan film Habibie & Ainun di tahun 2012 arahan sutradara Faozan Rizal menarik perhatian Hanung Bramantyo. Pada tahun 2016 Hanung merilis film Rudy Habibie yang menceritakan kehidupan Habibie semasa kuliah di Jerman serta gadis Polandia, Ilona Ianovska yang sempat mencuri hati Habibie.

 

 

7. Soegija (2012)

 

Sutradara Garin Nugroho mengangkat kehidupan sosok uskup pribumi pertama di Indonesia, Mgr. Albertus Soegijapranata, SJ dalam sebuah film drama biopik. Dengan apik, Garin menceritakan kisah Soegija yang ikut berperan melindungi dan meringankan beban rakyat Indonesia di tengah carut marut peperangan.
 

 

 

 

8. Guru Bangsa Tjokroaminoto (2015)

 

Selain Soegija, sutradara Garin Nugoroh kembali merilis film biopik drama yang mengambil kisah tokoh Oemar Said Tjokroaminoto (Tjokro) asal Ponorogo, Jawa Timur. Mengangkat latar Islam yang kuat dan kehidupan ningrat, film ini menggambarkan kisah Tjokro yang berjuang membangun organisasi Sarekat Islam.

 

 

 

 

9. Sang Pencerah (2010)

Sang Pencerah diambil dari kisah nyata penggagas Muhammadiyah, Ahmad Dahlan. Alur cerita didominasi oleh sejarah yang mengajarkan tentang toleransi, serta koeksistensi yang menggambarkan kerjasama yang berbeda keyakinan. Di samping itu, film ini dibumbui kisah masa sekarang di mana kekerasan kerap kali dikaitkan dengan agama.

 

 

 

10. Gie (2005)

 

Kembali mengangkat tokoh berpengaruh, film arahan sutradara Riri Riza ini menampilkan kisah tokoh bernama Soe Hok Gie, mahasiswa Universitas Indonesia yang juga bergerak sebagai demonstran dan sosok pecinta alam. Film ini sendiri diambil dari Catatan Seorang Demonstran yang ditulis oleh Gie.

itulah beberapa film infonesia yang diangkat dari kisah nyata

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *